Feeds:
Pos
Komentar

Mari Menulis

Menulis merupakan kegiatan merangkai dan merumuskan kembali berbagai hal yang pernah ditemui, dialami dan dibaca dari lingkungan sekitar kita. Menurut akademi kepengarangan menulis atau dikenal dalam istilah lainnya mengarang adalah keseluruhan kegiatan seseorang mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya melalui media bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami secara tepat seperti yang dimaksudkan oleh pengarang/penulis itu. Orang yang menulis disebut juga dengan kolumnis.

Dalam menulis harus ada beberapa komponen yang perlu diketahui, yaitu:

Pertama: Zat (Subtansi/ isi)

Zat (Subtansi/isi) adalah segala unsur-unsur  dan bahan yang  akan membentuk tulisan yang akan dibuat. Unsur-unsur ini meliputi semua teori yang terkait (teori-teori yang berkaitan dengan ide yang akan diambil), data, ataupun peristiwa dan informasi yang akan dijadikan bahan untuk menulis.  Komponen ini merupakan titik awal dalam memulai proses menulis. Tapi bagi teman-teman yang baru mulai berlatih menulis, kita tidak perlu menunggu peristiwa dan informasi yang kita miliki menjadi banyak dulu tapi tulislah  seberapapun  informasi yang kau miliki. Dan untuk penguasan teori kepenulisan pun kita tidak harus mahir dan hapal terlebih dahulu baru bisa memulai menulis, tapi itu bisa dipelajari secara bersama-sama.

Kedua : Siasat (Strategi yang digunakan)

Siasat atau strategi dalam menulis bisa dirangkum dalam beberapa pertanyaan berikut:

1. Apa yang akan ditulis  (ide yang akan dituangkan dalam tulisan).

2. Siapa sasaran yang akan dituju oleh tulisan yang akan dibuat.

3. Bagaimana cara mengumpulkan bahan-bahan tulisan kita.

4. Bagaimana cara memilih, menyeleksi dan mengatur bahan-bahan yang didapat.

5. Bagaimana bahan yang sudah dipilih diungkapkan dalam tulisan yang dibuat.

6. Sudahkan bahan-bahan yang dipilih diungkapkan dengan baik sehingga maksud dari tulisan yang dibuat dapat dipahami oleh pembaca.

Apabila keenam pertanyaan tersebut bisa kita jawab dan laksanakan, maka tulisan yang kita buat akan lebih mempunyai warna dan daya tarik. Langka-langkah  yang bisa diambil untuk menjawab pertanyaan di atas adalah:

1. Mencari, menarik dan menemukan ide induk tulisan.

2. Mengembangkan ide induk yang didapat.

3. Memilih satu topik dan pengembangannya.

4. Membuat batasan topik untuk memperjelas.

5. Merumuskan topik dan menentukan judul tulisan

6. Mengurai rumusan yang dibuat menjadi kerangka tulisan

7. Menjabarkan rincian garis besar tulisan yang dibuat ke dalam bentuk paragraf.

8. Menyempurnakan paragraf yang dibuat sehingga menjadi sebuah tulisan yang utuh.

Ketiga : Gaya (Style)

Gaya dalam penulisan dapat dilakukan dengan mengikuti pedoman-pedoman baku dalam penulisan.  pedoman yang paling umum adalah pedoman Ejaan Yang Disempurnakan.

Bekerja dengan Banyak Form

Form adalah inti dari setiap aplikasi Delphi (salah satu pemrograman visual). Form dapat dianggap sebagai sebuah window. Defaultnya, Delphi memberikan  sebuah form pada setiap project dan menampilkan sebuah form kosong pada saat memulai Delphi. Form dipakai untuk menempatkan komponen, control dan lain-lain. Informasi mengenai form disimpan dalam dua file, yaitu file .dfm dan .pas.  File .dfm berisi informasi mengenai tampilan form, ukuran, lokasi dan seterusnya. Sedangkan file .pas berisi kumpulan source code program yang digunakan untuk mengontrol form.

Dalam pembuatan sebuah aplikasi dengan menggunakan Delphi kita akan menggunakan  satu atau beberapa form sekaligus. Dalam menampilkan form yang ada beberapa hal yang perlu diketahui, yaitu:

  • Setiap form memiliki method yang bernama show dan show modal.
  • Show (show Modeless) adalah cara menampilkan form sedangkan program akan terus berjalan sampai program tersebut ditutup
  • Showmodal adalah cara menampilkan form, dimana program akan berhenti sementara hingga form ditutup.
  • Showmodal merupakan sebuah function yang dapat memberikan nilai integer dari property modal result
  • Bila property modalresult dari suatu form diisi dengan selain mrNone, maka form yang di-showmodal akan ditutup
  • Bila suatu form dipanggil secara modal, maka form lain tidak dapat diaktifkan sampai form tersebut di tutup.
  • Mengurangi pemakaian memory dan mempercepat proses.

Jenis-Jenis Form

  • Auto Create Form adalah form yang langsung di create pada saat aplikasi dijalankan.
  • Available Form adalah form yang di create terlebih dahulu sebelum aplikasi dijalankan
  • Perbedaan antara pemakaian auto create form dan available form adalah pada pemakaan memori
  • Main Form adalah form yang pertama dipanggil ketika aplikasi dijalankan. Setiap aplikasi hanya memiliki satu main form

Aplikasi MDI

  • Aplikasi yang bisa menampilkan banyak dokumen dalam satu window induk, seperti aplikasi database dekstop
  • Ada form utama dan form anak
  • Disetting melalui formstyle dengan pilihan fsMDIform untuk form utama dan fsMDIchild untuk form anak

Latihan 1

(Menampilkan Form)

  • Buatlah sebuah project baru
  • Tambahkan 2 buah form baru
  • Pada form2 dan form 3, tambahkan beberapa komponen sesuai keinginan
  • Pada form1 tambahkan dua tombol, button1 dan button2
  • Pada event OnClick button1 ketikkan kode berikut:

Procedure TForm1.Button1Click(sender:Tobject);

Begin

Fom2.showmodal;

End;

  • Dan ketikkan kode berikut pada event OnClick button2

Procedure TForm1.Button2Click(sender:Tobject);

Begin

Fom3.show;

End;

  • Simpan Project .

Sampai disini Form1 belum dihubungkan dengan form2 dan form3, melalui uses list. Bila kita jalankan akan muncul konfirmasi pendefinisian form2 dan form3 melalui uses list

  • Jalankan Aplikasi, klik yes, kemudian jalankan aplikasi lagi

Catatan:

Bila kita menekan  tombol1, maka form2 akan muncul , tetapi kita tidak dapat mengaktifkan form1sebelum form2 di close.

Bila kita tekan tombol 2, maka form3 akan muncul, tetapi kita dapat mengkatifkan form1, meskipun form3 tidak di close.

Latihan 2

(Memeriksa Nilai Modal result)

  • Perbaiki procedure respon dari event OnClick pada button1 menjadi

Procedure TForm1.Button2Click(sender:Tobject);

Begin

if form2.showmodal=mrOK then begin

showmessage(‘Tombol OK ditekan, proses dijalankan’);

end else begin

showmessage(‘Proses dibatalkan’)’

end;

End;

  • Pilih Form2
  • Tambahkan dua buah tombol pada form2, button1 dan button2
  • Ubah property modalresult dari button1 menjadi mrOK
  • Ubah property modalresult dari button2 menjadi mr cancel.
  • Jalankankan program, perhatikan

Latihan 3

(Menggunakan available form)

  • Buka dialog project option
  • Pilih form2 dari colom auto create forms. Pindahlan ke kolom available form dengan menekan tombol >
  • Perbaiki procedure respon dari event OnClick pada button 1 menjadi

Procedure TForm1.Button2Click(sender:Tobject);

Begin

Form2:=Tform2.create (Application);

if form2.showmodal=mrOK then begin

showmessage(‘Tombol OK ditekan, proses dijalankan’);

end else begin

showmessage(‘Proses dibatalkan’)’

end;

Form2.destroy;

End;

Mengenal BIOS

STANDAR BIOS DAN FEATURENYA

BIOS adalah bagian terpenting dari komputer yang berfungsi sebagai pengatur konfigurasi hardware komputer. Ada beberapa hal yang perlu diketahui bagi siapa saja yang ingin mengutak-atik bagian dari BIOS, beberapa diantaranya adalah:

STANDAR BIOS SETUP

1. Date

Bagian untuk setting tanggal.

2. Time

Bagian ini digunakan untuk mengatur settingan waktu yang tepat.

3. Harddisk

Digunakan untuk mengubah settingan untuk harddisk semua channel IDE dapat dikonfigurasikan disini, mulai dari primary master, primary slave,

secondary master, secondary slave. Kolom “type ”digunakan untuk menentukan parameter yang akan digunakan harddisk anda . BIOS sudah memiliki 46 konigurasi yang sudah tersimpan. Pilihan “None” berarti tidak ada hardisk yang terpasang . jika anda hanya menggunakan harddisk SCSI pilihlah “none “diseluruh chennel yang ada “auto” berarti akan membuat BIOS melakukan auto deteksi ketika proses booting dilakukan.

Proses auto deteksi ini akan terus dilakukan setiap kali komputer anda melakukan booting. pilihan ini baik dilakukan jika anda sering membongkar / pasang harddisk. Pilihan “user” akan memberian ada keleluasaan untuk mengubah parameter harddisk secara manual. Masukanlah parameter yang diberikan oleh harddisk kedalam kolom-kolom yang ada. Kolom–koom lain digunakan untuk memasukan data jumlah cyhlinder, jumlah head, Jumlah SPT (sector per track )LZone (landing zone)dan tipe teranlasi (Normal, Large, LBA). saatini hampir seluruh harddisk berukuran besar (di atas 528 MB) menggunakan mode translasi LBA. Pilihlah  “auto”pada kolom “mode”. pada kolom mode.

4. Drive A, Drive B

Bagian ini dapat digunakan untuk mengkonfigurasikan floppy disk yang digunakan. Pilihan yang ada akan menentukan ukuran dan kapasitas yang digunakan.ukuran yang tersedia adalah 3,5” dan 5,25” dengan kapasitas bervariasi mulai dari 360K, 720K, 1,2M sampai 2,88M.

Pilihan “none” jika tidak ada disk drive yang terpasang. Pada beberapa BIOS–setup terdapat pilihan untuk Floppy Mode 3. Floppy ini adalah floppy disk drive yang biasa digunakan di jepang yang merupakan disket yang berukuran 3,5” dengan kapasitas1,2M.

5. Video

Setingan ini berhubungan dengan jenis kartu grafik, jadi biasanya “EGA/VGA“. Pilihan lain yang ada adalah CGA40, CGA80, atau MONO.

6. Halt On

Menentukan apa yang akan menyebabkan PC anda akan berhenti bekerja (halt). pilihan “All Errors” merupakan pilihan yang biasa digunakan dan akan menyebabkan PC anda berhenti jika terjadi kesalahan disegala komponen. “All But Keyboard” akan mengabaikan kesalahan akibat keyboard. pilihan-pilihan lain yang ada yaitu “No Eror”, All But Diskette dan All But Disk/Key.

7. Memory

Memori adalah bagian informasi yang terpasang pada PC anda. Base memory umumnya berukuran 640 KB, sisanya akan menjadi Extended Memory. Jika ditambahkan dengan Other Memory akan menghasilkan Total Memori yang tepasang dan ditampilkan pada bagian “Total Memory”.

BIOS Feature Setup

1. Virus  Warning

Digunakan untuk mencegah terjadinya penulisan ke tabel partisi harddisk. hal ini biasa dilakukan oleh virus untuk memperbanyak dirinya. Untuk mencegah penyebaran virus dan ketika akan melakukan instalasi sistem operasi baru, pilihlah “disable”pada keadaan enable”, ketika akan ada penulisan ke tabel partisi maka akan ditampilkan pesan dalam mode teks. Ketika pesan ini muncul anda dapat menjawab “yes “jika anda mengijinkan penulisan tersebut dan menjawab “No” untuk mencegah penlisan itu.

2. CPU Internal Cache

Digunakan untuk meng-enable/disable CPU Internal Cache ( cache-memory level 1). Cache memory level 1 umumnya berukuran 16 sampai 64KB, separuh lagi untuk 1 data dan separuhnya lagi untuk kode perintah . Pastikan pilihan ini berada pada kondisi “enabled”.

3. External Cache

Digunakan untuk meng-enable/disable external cache (cache memori level 2).umumnya berukuran 521KB, tapi ada juga yang berukuran 64KB (untuk 360), 128KB(untuk 486 dan Celeron seri A), 521KB(untuk Pentium dan Pentium II), 1MB (untuk Intel Xeon dan sebagian motherboard kelas Pentium ). seperti CPU Internal Cache, pastikan berada pada kondisi enabled ”.

Kemudian terdapat sebuah sebuah pilihan “External Cache Write Mode”. Di sini dapat ditentukan apakah akses tulisan selalu langsung mendarat baik di dalam cache maupun didalam main memori atau mula-mula akan dibuffer untuk kemudian secara per blok akan dimasukan ke dalam main memori yang terakhir disebutkan ini disebut “Write Back“sebagi pengganti write through”dan memberikan sedikit penambahan kecepatan

4. Quick Power On Slef Test (POST)

Adalah proses pemeriksaan komponen komponen PC pada saat komputer melakukan cold booting (ketika baru dinyalakan atau setelah anda tekan tombol reset). Dalam proses ini antara diperiksa integritas memori, kesiapan card-card, dan sebagainya. Jika anda pilih “disabled” maka proses akan dilakukan lebih lama komplit seperti pemeriksaan memori dilakuakan sampai 3 kali.sedangkan jika anda pilih “enabled maka proses akan dilakukan dalam waktu yang lebih singkat.

Jika anda memilih enable beberapa hard disk lam dan cd rom belum mencapai keadaan siap kerja ketika proses post selesai dilaksanakan akibatnya hard disk atau cd rom anda akan dilaporkan mengalami kesalahan ketika post selesai. Jadi, jika anda mengalami masalah hard disk seperti ini ,coba ubahlah pilihan ini menjadi “disable”.

5. Boot Sequence

digunakan untuk menentukan urutan proses booting yagn akan dilakukan .jika hanya akan dibooting dari hard disk pilihlah c,a scsi atau c only jika suatu saat anda membutuhkan booting dari disket (misalkan ketika akan melakukan instalasi sistem operasi free bsd unix) anda dapat mengubahnya menjadi “a,c,scsi” menjadi permanen ,karena jika suatu saat secara tak sengaja meletakan disket bervirus di drive a dan anda melakukan booting dari drive ,maka pc anda akan memiliki kemungkinan untuk ditulari virus . beberapa BIOS memberikan pilihan untuk booting dari zip-drive , ls 120- drive serta dari lan (local area network ).

6. Swap Floppy Drive

Dapat digunakan untuk menukar possi drive a dan drive b.jika anda buat menjadi  “enabled”maka drive a akan menjadi drive b dan sebaliknya . dengan demikian anda dapat melakukan booting tidak hanya dari satu drive, melainkan dari dua disk drive.

7. Boot Up Floppy Seek

apabila pilihan iniberada diposisi “enabled”,maka BIOS akan mencari tahu apakah yang digunakan adalah floppy drive 40 track yang lama atu 80 track yang baru dengan cara menggerakan headnya kesuatu track di atas track 40. Buatlah menjadi “disable”untuk mempercepat booting.

9. Floppy Disk Access Control

Pilihan inidigunakan untuk menentukan hak akses yang diberikan ke floppy disk. Pilihan yang ada adalah read only dan r/w.pilihan read only akan menyebabkan floppy disk anda hanya dapat dibaca tanpa bisa ditulis.pilihan ini dapat digunakan untuk proteksi agar data dari pc anda tidak dapat disalin ke luar melalui disket,sedangkan pilihan “r/w”adalah keadaan normal dimana proses baca dan tulis floppy disk di ijinkan.

10. Boot Up Numlock Status

Apabila dibuat enable ,maka BIOS akan mengaktifkan fungsi numlock pada extended at keyboard, pada saat booting.dengan demikian, maka block tombol yag ada di sebelah kanan akan bekerja sebagai tombol angka dan bukan tombol kursor.

11. Boot System Speed

Menentukan keadaan pc ketika boot up. Jika pilihan ini tidak ada ,maka keadaan adalah high”.kondisi”low”digunakan untuk memperlambat pc, dilakukan unutuk memperlambat pc,dilakukan antara lain dengan mematikan cache memory.

12. Gate A20 Option

Menentukan keadaan dari jalur a20 (address jalur nomrer 20). normal merupakan metode yang telah lama dengan menggunakan keyboard controller,sedangkan “fast” adalah metode yang berlaku sekarang ini dan lebih cepat dengan mengunakan chipset.

13. Typematic Rate Setting

Apabila dibuat enable ,maka pilihan –pilihan berikut ini, yaitu typematic rate (chars/sec)dan typematic delay (msec)dapat diubah .pilihan pertama menentukan berapa banyak karakter yang akan dikirim tiap detik ketika dideteksi adanya penekanan tombol berulang .sedangkan pilihan kedua menentukan berapa lama sebuah tombol ditekan agar dianggap sebagai penekanan tombol berulang.

14. Security Option

Digunakan untuk membuat dan mengatur password BIOS. Pilihan “setup”akan menyebabkan password akan ditanyakan ketika BIOS –setup dijalankan sedangkan pilihan “system”akan menyebabkan password akan ditanyakan setiap kali pc melakukan booting.

15. PS/2 Mouse  Function Control

Apabila bagian ini dibuat menjadi “auto”,maka pada saat booting BIOS akan mencari sebuah ps/2-mouse. Apa bila ps /2-mouse tidak  dapat ditemukan, maka irq 12 akan di bebaskan untuk komponen lain yang memerlukan. Dengan “disabled”,maka tidak akan dilakukan pengecekan tersebut.

16. Pci/Vga Palette Snoop

Pilihan standarnya adalah “disabled”.tapi jika anda menggunakan mpeg card pada slot isa dan mengalami kesalahan pada palet warna maka ubahlah menjadi “enable

17. Os Selector For Dram>4 Mb

jika anda menggunakan os/2warp dan memiliki memori lebih dari 64 mb maka buatlah menjadi “enabled,tapi jika anda menggunakan os/2 warp atau memori anda lebih kecil dari 64 mb ubahlah menjadi “disabled”.

18. System / Vodeo BIOS Shadow

Pada keadaan “enabled “,maka isi ROM BIOS sistem dan video yang lambat akan di shadow (disalin) ke RAM yang lebih cepat. Tapi saat ini , pilihan ini kadang –kadang tidak ada lagi di BIOS karena sudah dilakukan secara otomatis. Proses shadow ini sangat mempengaruhi sistem operasi dos dan aplikasi–aplikasinya. Sedangkan sistem operasi lain seperti windows 9x sudah melakukannya secara langsung melalui driver-drivernya.

Belajar Menulis

Kegiatan tulis menulis adalah kegiatan yang bisa dibilang gampang-gampang susah. Banyak orang yang tidak terbiasa menulis akan merasa kesulitan untuk memulai menulis ketika diminta untuk menulis suatu artikel pendek, komentar, karya tulis ilmiah atau yang sejenisnya. Sebenarnya para penulis besarpun tidak langsung bisa menulis karya-karya besar mereka, tetapi mereka juga harus melewati proses yang panjang terlebih dahulu, mereka mulai dari tulisan-tulisan kecil. Mereka terus berlatih dan berlatih sehingga yang tadinya berupa catatan-catatan pendek  tapi  akhirnya membentuk sebuah tulisan yang panjang dan menjadi sebuah karya yang besar. Begitu juga kita, jika kita ingin mempunyai keahlian seperti itu maka kita pun harus banyak berlatih dan berlatih, jangan malu bertanya jika tak tahu, terus mencari teori-teori yang sesuai dan sempatkan untuk melakukan sharing pendapat dengan teman, guru atau pun kenalan tentang tulisan yang kita buat dan jangan lupa mintalah pendapat dan sarannya. Thanks..